Jakarta, Naralapor – Di era digital saat ini, tak hanya catfishing dan phishing saja yang perlu diwaspadai, melainkan sebuah modus baru bernama catphishing. Modus ini menggabungkan kedua kejahatan tersebut dan kini makin marak menipu banyak korban dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi AI generatif dan media sosial.
Apa Itu Catphishing?
Catphishing adalah bentuk penipuan di mana pelaku menggunakan informasi dan identitas palsu yang dihasilkan melalui artificial intelligence (AI) dan teknik pencarian gambar di internet untuk membuat profil palsu. Berbeda dari catfishing yang biasanya memanfaatkan hubungan asmara, catphishing lebih mengincar lingkungan sosial dan profesional korban, termasuk menawarkan pekerjaan palsu yang tampak meyakinkan—seringkali dengan data menyerupai dari situs profesional seperti LinkedIn.
Perbedaan Catphishing dan Phishing
Phishing sendiri adalah kejahatan yang bertujuan mencuri informasi melalui akses perangkat korban, biasanya lewat situs atau aplikasi berbahaya. Sedangkan catphishing mengombinasikan penipuan identitas (catfishing) dengan teknik phishing agar korban lebih mudah percaya dan akhirnya memberikan data pribadi atau akses yang diinginkan pelaku.
Kenali Ciri-Ciri Modus Catphishing
Supaya tidak terjebak, berikut beberapa tanda yang bisa Anda perhatikan:
- Pelaku sering menghindari ajakan video call. Jika orang tersebut terus menunda video chat, Anda patut curiga.
- Gambar dari profil media sosial terlihat aneh, contohnya detail jari-jari tidak rapi atau tampilan wajah tidak natural—ini bisa jadi tanda foto dibuat menggunakan AI generatif.
- Cerita yang disampaikan terlalu dramatis atau penuh emosi untuk menarik simpati, biasanya untuk memancing kepercayaan korban.
- Jangan mudah bagikan informasi pribadi secara online, terutama dengan orang yang belum benar-benar Anda kenal.
- Gunakan alat seperti pencarian gambar balik Google untuk mengecek keaslian foto yang dikirimkan. Bila gambar tersebut sudah pernah muncul di tempat lain, besar kemungkinan profil tersebut palsu.
Dengan waspada dan lebih jeli, Anda bisa menghindari jebakan catphishing yang tak hanya merugikan secara personal tapi juga berpotensi memboyong masalah ke ranah profesional atau perusahaan tempat Anda bekerja.
(dem/dem)









