10,8 Juta Rumah Tangga Nikmati Internet Murah 100 Mbps, Kementerian Kominfo Siapkan Infrastruktur Besar-besaran

Permalink 4 months ago 209

Foto: www.cnbcindonesia.com

Jakarta, Naralapor – Pemerintah Indonesia tengah gencar memperluas akses internet cepat dan murah untuk masyarakat. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengumumkan rencana besar memanfaatkan pita frekuensi 1,4 GHz yang akan menjadi tulang punggung layanan internet murah berkualitas dengan kecepatan hingga 100 Mbps.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menyampaikan bahwa proses persiapan spektrum 1,4 GHz telah berjalan sejak 2025 dan kini siap dioperasikan secara bertahap. Targetnya adalah memberikan layanan internet murah kepada 10,8 juta rumah tangga pada tahun 2030.

"Untuk internet murah yang berkualitas dengan 1,4 GHz untuk 2025 proses persiapan dan saat ini juga sudah siap dioperasikan secara bertahap dengan komitmen melayani 10,8 juta rumah tangga di tahun 2030," jelas Meutya saat rapat kerja dengan Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (26/1/2026).

Terkait jaringan 4G dan 5G, Meutya menegaskan bahwa cakupan 4G di Indonesia saat ini sangat luas, dengan capaian 99,95% populasi pada 2025. Pemerintah berencana meningkatkan cakupan tersebut menjadi 99,05% di 2026, yang sekaligus melampaui target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2029.

"Di 2026 kita akan tingkatkan menjadi 99,05%. Target 99,05% adalah target RPJMN 2029, dan melampaui target dari RPJMN tahun 2029. Kami cukup confident karena sudah melakukan lelang untuk 5G yang juga dapat membantu layanan 4G," ungkapnya.

Sementara itu, layanan 5G juga terus dipercepat perkembangannya. Pada 2025, cakupan jaringan 5G telah mencapai 6,33% luas pemukiman di Indonesia, melebihi target RPJMN sebesar 4,4%. Pemerintah menargetkan peningkatan cakupan 5G menjadi 8,5% luas pemukiman pada 2026 melalui lelang frekuensi tambahan bagi operator seluler.

"Untuk tahun 2026, jaringan 5G akan kami tambah mencakup 8,5% luas pemukiman, sejalan dengan rencana lelang frekuensi 5G yang kami harap bisa mendukung pencapaian target tersebut," tambah Meutya mengakhiri.

Upaya ini menjadi langkah besar mempercepat pemerataan akses internet cepat, mendukung transformasi digital nasional, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia di era modern.