Video UFO Kebal Rudal Hellfire Amerika Jadi Sorotan dan Bikin Geger Anggota DPR AS

Permalink 9 months ago 66

Foto: www.cnbcindonesia.com

Jakarta, Naralapor – Sebuah video yang menunjukkan sebuah drone Amerika Serikat (AS) menembakkan rudal Hellfire ke sebuah objek tak dikenal (UAP) berbentuk bola di atas lepas pantai Yaman kembali menghebohkan publik dan para anggota Kongres AS. Video yang direkam pada tahun 2024 itu baru-baru ini diputar dalam sidang dengar pendapat di Kongres AS pada Selasa (9/9/2025).

Dalam rekaman tersebut, drone MQ-9 melacak dan kemudian menyerang sebuah orb (bola) misterius dengan rudal Hellfire. Yang mengejutkan, rudal tersebut terlihat menghantam objek itu namun objek itu tetap utuh dan terus terbang meninggalkan lokasi, tanpa kerusakan berarti.

“Itu rudal Hellfire menghantam UFO tersebut dan justru memantul. Dan benda itu terus melaju. Apa sebenarnya itu?” ungkap jurnalis investigasi UFO, George Knapp, saat mengajukan pertanyaan dalam sidang yang juga dikutip dari Foxnews.

Pertanyaan tersebut disambut dengan keheranan dan pertanyaan yang sama oleh anggota Kongres lainnya, seperti Anna Paulina Luna (R-Fla.), yang mengonfirmasi ketidaktahuan para saksi terkait teknologi militer AS yang mampu bertahan dari serangan rudal sekeras Hellfire.

Dua saksi di persidangan, Nuccetelli dan Wiggins, bahkan menegaskan bahwa tidak ada teknologi persenjataan AS yang diketahui dapat menahan dan memantulkan serangan rudal semacam itu, apalagi melanjutkan terbang tanpa kerusakan. Ketiganya – termasuk veteran Angkatan Udara Dylan Borland – juga menyatakan bahwa video itu membuat mereka merasa takut dan prihatin.

Selain rekaman serangan rudal Hellfire, sidang itu juga mengungkap kisah pribadi para saksi tentang pengalaman mereka bertemu dengan berbagai UAP misterius. Nuccetelli menceritakan insiden menarik yang disebut “Vandenberg Red Square” pada tahun 2003 di California, di mana sebuah objek tiba-tiba melesat menjauh dari sebuah pangkalan militer setelah menyelinap mendekat.

Wiggins pun mengenang pengalaman melihat objek berbentuk “Tic Tac” yang meninggalkan area tanpa tanda-tanda pendorong konvensional yang diketahui oleh militer.

Fenomena ini menambah panjang daftar kemunculan UAP yang sulit dijelaskan dan terus memicu pertanyaan soal teknologi dan asal-usul benda-benda tak teridentifikasi ini, terutama ketika teknologi militer sekaliber rudal Hellfire tampak tak berdaya.

Dengan perhatian yang semakin besar dari implikasi keamanan dan teknologi, persidangan ini juga menggugah diskusi serius mengenai kesiapan dan pengetahuan AS terkait fenomena udara yang hingga kini masih penuh misteri.

(Dem/dem)