Jakarta – Teknologi internet kuantum kini semakin dekat menjadi kenyataan. Peneliti berhasil menguji coba sebuah chip kuantum bernama Q-Chip yang mampu mengirimkan data kuantum melalui serat optik standar menggunakan protokol internet (IP) yang sama dengan jaringan internet saat ini.
Berbeda dengan internet biasa yang memakai bit dengan nilai 0 atau 1, internet kuantum menggunakan qubit yang bisa berada dalam keadaan superposisi 0 dan 1 sekaligus. Ini memungkinkan komunikasi yang jauh lebih aman dan efisien, terutama karena fenomena keterikatan (entanglement) antar partikel yang menjamin keamanan data.
Dalam studi yang dipublikasikan pada 28 Agustus lalu di jurnal Science, tim peneliti dari University of Pennsylvania berhasil mengintegrasikan data kuantum dengan sinyal optik klasik dalam satu kabel serat optik komersial. Ini adalah kali pertama data kuantum ditransmisikan menggunakan Protokol Internet (IP) tanpa perlu infrastruktur khusus.
"Q-Chip kami memungkinkan pengendalian sinyal kuantum dan sinyal klasik, sehingga keduanya berjalan bersama melalui kabel serat optik yang sama, menggunakan protokol internet standar," ujar Liang Feng, profesor ilmu material dan teknik elektro di University of Pennsylvania.
Keunggulan utama dari teknologi ini adalah kemampuannya untuk berjalan di atas jaringan serat optik yang sudah ada tanpa perlu jalur atau peralatan khusus. Dalam uji coba, Q-Chip berhasil mengirimkan sinyal kuantum melalui serat sepanjang sekitar 1 kilometer milik operator telekomunikasi Verizon, meskipun terdapat kebisingan sinyal lingkungan. Sinyal klasik yang dipancarkan bersamaan membantu memperbaiki kualitas pengiriman data kuantum tersebut.
Para peneliti optimis bahwa dalam 5 hingga 10 tahun mendatang, jaringan internet kuantum lokal atau skala kota bisa mulai dioperasikan. Internet kuantum akan membuka berbagai peluang baru, seperti komunikasi ultra-aman yang sulit disadap, penghubung antar komputer kuantum, serta sistem sensor terdistribusi dengan akurasi tinggi untuk navigasi dan waktu.
Dengan kemajuan seperti Q-Chip, teknologi jaringan kuantum yang dulu hanya dianggap sebagai konsep ilmiah kini semakin mendekati realisasi. Internet kuantum menjanjikan kecepatan lebih tinggi, keamanan data tingkat lanjut, latensi sangat rendah, serta beragam aplikasi yang sulit dicapai oleh jaringan konvensional.









