Jelang peluncuran resmi iPhone 17 pada 9 September 2025, sebuah survei terbaru dari platform perbandingan harga SellCell menunjukkan sebanyak 70% pengguna Apple berencana untuk upgrade ke model terbaru tersebut. Survei ini melibatkan lebih dari 2.000 pengguna iPhone pada Agustus 2025 dan memperlihatkan peningkatan minat dibandingkan tahun lalu saat iPhone 16 diluncurkan, yang saat itu sebesar 61,9%.
Model iPhone 17 Pro dan iPhone 17 Pro Max diprediksi bakal menjadi favorit banyak pengguna, disusul oleh model iPhone 17 standar serta iPhone 17 Air yang hadir dengan desain super tipis. Daya tahan baterai menjadi alasan utama mayoritas responden dalam memilih upgrade, dengan 53% menyebut hal ini penting. Selain itu, 36,2% tertarik dengan pembaruan desain, 34,3% mengacu pada peningkatan layar, dan 28,1% terpikat dengan kemampuan kamera yang ditawarkan.
"Harga masih menjadi hambatan utama bagi banyak pengguna, dimana 68,9% responden mengaku keberatan dengan biaya pembelian," ujar data hasil survei. Meski demikian, loyalitas pengguna terhadap Apple tetap kuat dengan 69,6% berniat tetap setia pada merek ini. Menariknya, hampir setengah responden (47,5%) rela mengorbankan masa pakai baterai demi memperoleh desain yang lebih tipis, sementara hampir 30% kurang tertarik dengan konsep tersebut.
Persaingan dari perangkat lipat yang ditawarkan Samsung dan Google mulai memberikan tekanan bagi Apple. Jika Apple tidak merilis versi lipat di 2026, sekitar 20,1% pengguna mempertimbangkan beralih ke Samsung dan 10,2% ke Google. Fitur Apple Intelligence pun mendapat perhatian khusus, dengan 44% responden menganggapnya sangat penting, dan mereka menilai Apple sebagai pemimpin dalam teknologi AI dibanding Samsung dan Google yang hanya mendapatkan 6,6% suara. Sebagian responden (10%) merasa belum ada merek yang benar-benar unggul dalam AI saat ini.
Mengenai harga, hampir 37% pengguna menyatakan akan menunda upgrade jika terjadi kenaikan harga yang signifikan, dan 29,2% akan mempertimbangkan besarnya kenaikan sebelum memutuskan. Hanya 34% yang akan tetap membeli meskipun harga naik.
Dengan angka minat yang terus meningkat, Apple tampaknya masih berhasil menarik perhatian para penggemarnya meski tantangan dari kompetitor dan isu harga terus menjadi perhatian utama.









