Saksikan Gerhana Bulan Total 7 September 2025, Ini Jadwal Lengkapnya di Indonesia

Permalink 9 months ago 78

Foto: inet.detik.com

Catat Waktu Gerhana Bulan Total 7 September 2025 di Indonesia

Pada 7 September 2025 nanti, langit Indonesia akan menyajikan fenomena alam yang sangat menakjubkan, yaitu Gerhana Bulan Total. Berbeda dengan gerhana matahari yang harus disaksikan dengan hati-hati, gerhana bulan bisa dinikmati dengan mata telanjang tanpa risiko.

Jadwal Gerhana Bulan Total 7 September 2025

Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), berikut adalah rincian waktu fase-fase gerhana dihitung dalam WIB (Waktu Indonesia Barat):

  • Gerhana Penumbra mulai (P1): 22.26 WIB
  • Gerhana Sebagian mulai (U1): 23.26 WIB
  • Gerhana Total mulai (U2): 00.30 WIB (8 September)
  • Puncak Gerhana: 01.11 WIB
  • Gerhana Total berakhir (U3): 01.53 WIB
  • Gerhana Sebagian berakhir (U4): 02.56 WIB
  • Gerhana Penumbra berakhir (P4): 03.56 WIB

Keseluruhan peristiwa gerhana ini berlangsung selama kurang lebih 5 jam 26 menit, dari awal bayangan penumbra mulai menutupi Bulan hingga berakhirnya gerhana penumbra. Durasi totalitas (saat Bulan sepenuhnya tertutup bayangan bumi) berlangsung selama 1 jam 22 menit.

Mekanisme dan Keunikan Gerhana Bulan Total

Gerhana Bulan terjadi ketika posisi Matahari, Bumi, dan Bulan sejajar sehingga cahaya Matahari yang biasanya menerangi Bulan terhalang oleh Bumi. Ini hanya terjadi saat Bulan dalam fase purnama. Pada saat puncaknya, Bulan akan terlihat berwarna kemerahan yang memesona, disebut juga Blood Moon.

Warna merah ini muncul karena proses hamburan Rayleigh di atmosfer Bumi. Cahaya Matahari yang melewati atmosfer akan kehilangan warna biru dan hijau akibat hamburan, sementara warna merah dengan panjang gelombang lebih panjang masih bisa menerus sehingga memantulkan warna merah ke permukaan Bulan.

Fenomena menakjubkan ini tidak hanya menarik untuk disaksikan, tapi juga menjadi momen penting dalam studi astronomi serta peningkatan kesadaran publik terhadap keindahan dan keajaiban alam semesta.

Jadi, jangan lewatkan kesempatan langka ini! Siapkan alat pengamatan jika ingin melihat lebih detail, atau cukup nikmati dengan mata telanjang dari tempat yang mendukung langit cerah.