Profesor Harvard Curigai Objek Antarbintang 3I/ATLAS Sebagai Pesawat Nuklir Alien

Permalink 8 months ago 69

Foto: www.cnbcindonesia.com

Profesor Harvard Curigai Objek Antarbintang 3I/ATLAS Sebagai Pesawat Nuklir Alien

Jakarta – Dunia astronomi tengah digemparkan dengan penemuan sebuah objek asing yang melintasi Tata Surya dan memasuki orbit Bumi. Objek ini, yang dinamai 3I/ATLAS, pertama kali terdeteksi pada bulan Juli oleh teleskop ATLAS di Chile. Awalnya, para ilmuwan mengkategorikannya sebagai komet, namun perilaku dan karakteristiknya memicu spekulasi yang lebih dalam.

3I/ATLAS merupakan objek antarbintang ketiga yang diketahui pernah melewati sistem Tata Surya. Namun, perilakunya yang tidak biasa mengundang perhatian khusus dari beberapa pakar, termasuk Profesor Alvi Loeb dari Harvard. Dalam pernyataannya pada awal Juli, Loeb mengungkapkan kecurigaannya bahwa objek ini bukan sekadar komet, tetapi berpotensi sebuah pesawat luar angkasa alien yang bertenaga nuklir.

"Foto yang diambil dari teleskop menunjukkan bahwa objek ini memancarkan cahaya dari bagian depannya, berbeda dengan komet yang biasanya memiliki cahaya di ekornya," ujar Loeb. Ia menambahkan bahwa sinar ini tidak mungkin berasal dari pantulan cahaya Matahari atau gas-gas yang biasanya ada pada komet.

Loeb menegaskan bahwa tidak ada sumber energi alami yang mampu menjelaskan fenomena tersebut seperti lubang hitam atau sisa ledakan supernova karena energi yang dihasilkan terlalu kecil dan lintasannya sangat unik.

"Bayangkan saja, objek yang memasuki Tata Surya dari berbagai arah, hanya satu dari lima ratus yang bisa melintas sejajar dengan orbit planet-planet," jelasnya kepada Fox News.

Profesor Harvard ini menduga bahwa 3I/ATLAS merupakan pesawat luar angkasa dengan tenaga nuklir, di mana debu yang terlihat sebagai jejak sebenarnya adalah partikel-partikel yang menempel di permukaannya selama perjalanan antar-bintang yang panjang.

Kajian terhadap 3I/ATLAS masih terus berlangsung, dan perdebatan mengenai asal-usul serta sifat sebenarnya dari objek ini pun semakin seru di kalangan ilmuwan dan masyarakat luas. Apapun jawabannya nanti, penemuan ini membuka kembali diskusi tentang kemungkinan keberadaan teknologi alien yang sudah sampai ke dekat Bumi.