OpenAI Teken Kontrak Rp 4.938 Triliun dengan Oracle untuk Dukung Pelatihan AI

Permalink 8 months ago 72

Foto: www.liputan6.com

OpenAI Teken Kontrak Rp 4.938 Triliun dengan Oracle untuk Dukung Pelatihan AI

Jakarta – OpenAI kembali membuat gebrakan di dunia teknologi kecerdasan buatan (AI) dengan menandatangani kontrak besar senilai USD 300 miliar atau sekitar Rp 4.938 triliun bersama Oracle. Kesepakatan ini menjadi salah satu kontrak layanan cloud terbesar yang pernah tercatat, menunjukkan betapa besarnya kebutuhan OpenAI akan daya komputasi untuk mengembangkan AI mereka.

Menurut laporan dari The Wall Street Journal dan TechCrunch, kesepakatan ini akan mulai berlaku pada tahun 2027 dan berlangsung selama lima tahun ke depan. Langkah ini sekaligus sebagai strategi OpenAI untuk memperluas dukungan infrastruktur dan mengurangi ketergantungan pada penyedia cloud utama selama ini.

Strategi Diversifikasi Infrastruktur Cloud

Meskipun OpenAI selama ini dikenal bekerja sangat dekat dengan Microsoft Azure, kontrak baru dengan Oracle menegaskan upaya diversifikasi mereka dalam penyedia layanan cloud. Sejak pertengahan 2024, OpenAI sudah memanfaatkan layanan komputasi Oracle, bahkan awal tahun ini mereka juga menjalin kemitraan serupa dengan Google.

Kebutuhan daya komputasi yang sangat besar menuntut OpenAI memiliki pasokan yang stabil dari beberapa penyedia. Upaya diversifikasi ini dinilai krusial untuk menunjang operasional harian serta menjaga laju inovasi di tengah kompetisi ketat di industri AI global.

Proyek Stargate: Membangun Masa Depan Superkomputer AI

Kesepakatan dengan Oracle juga terkait erat dengan proyek ambisius bernama Stargate yang melibatkan OpenAI, SoftBank, dan Oracle. Proyek ini mengincar investasi sebesar USD 500 miliar atau sekitar Rp 8.230 triliun dalam empat tahun ke depan untuk membangun pusat data domestik berskala besar.

Fokus utama Stargate adalah membangun infrastruktur superkomputer untuk mendukung pengembangan model AI generasi selanjutnya. Dengan kebutuhan daya yang sangat besar, kolaborasi lintas perusahaan ini menjadi kunci untuk menjamin pasokan komputasi yang aman dan andal.

Saham Oracle Melonjak, Namun Pihak Terkait Bungkam

Kabar tentang kontrak ini muncul setelah saham Oracle mengalami lonjakan signifikan usai pengumuman perusahaan yang menyebutkan berhasil menandatangani beberapa kontrak multi-miliar dolar dengan klien besar yang identitasnya tidak diungkapkan.

Sampai sekarang, Oracle maupun OpenAI masih memilih tidak memberikan komentar resmi terkait detail kesepakatan ini. Namun, jika benar, kontrak ini akan menjadi tonggak penting bagi Oracle sebagai penyedia infrastruktur cloud unggulan di ranah AI.