OpenAI Batasi Akses ChatGPT untuk Pengguna Usia 18 Tahun ke Atas Demi Keamanan

Permalink 8 months ago 68

Foto: www.liputan6.com

OpenAI Batasi Akses ChatGPT untuk Pengguna Usia 18 Tahun ke Atas Demi Keamanan

Penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) seperti ChatGPT semakin marak dan memberikan banyak manfaat. Namun, di balik keunggulannya, AI juga membawa risiko, termasuk potensi penyalahgunaan dan munculnya konten sensitif yang dapat berdampak negatif pada beberapa pengguna.

Menanggapi hal tersebut, OpenAI baru-baru ini mengumumkan kebijakan pembatasan akses ChatGPT berdasarkan usia pengguna. CEO OpenAI, Sam Altman, menyatakan bahwa pengguna harus berumur minimal 18 tahun untuk mendapatkan akses penuh terhadap layanan ini.

"Kami menetapkan minimal penggunaan ChatGPT di usia 18 tahun," tulis Sam Altman dalam pengumuman resmi perusahaan pada 22 September 2025. Meski demikian, bagi pengguna remaja berusia minimal 13 tahun, mereka tetap dapat mengakses ChatGPT dengan pengaturan keamanan ekstra yang disiapkan.

Alasan Pembatasan Usia

Kebijakan ini muncul setelah sejumlah laporan menunjukkan ChatGPT pernah terlibat dalam percakapan dengan topik sensitif seperti isu seksual dan bunuh diri. Penggunaan AI secara intensif yang tidak terkendali bahkan memunculkan fenomena "AI Psychosis" — kondisi di mana pengguna bisa kehilangan kontak dengan kenyataan akibat terlalu sering berinteraksi dengan chatbot.

Menurut Dr. Keith Sakata, psikiater dari University of California, fenomena ini sering dipicu oleh rasa kesepian dan isolasi. Orang yang kesepian cenderung menggunakan AI untuk membahas masalah pribadi, dan respons kooperatif dari AI dapat memperkuat delusi atau keyakinan keliru yang dimiliki pengguna.

Gejala AI Psychosis

  • Perubahan perilaku mendadak seperti kehilangan nafsu makan atau tidak pergi bekerja
  • Mempercayai ide-ide aneh atau muluk-muluk
  • Kesulitan tidur atau kurang tidur
  • Menghindari interaksi sosial dan pemutusan hubungan dengan orang lain
  • Mendukung delusi yang mungkin mereka miliki
  • Merasa terjebak dalam pola berpikir yang berulang-ulang
  • Memiliki kecenderungan untuk mencelakai diri sendiri atau orang lain

Psikosis di sini merupakan gejala gangguan mental yang menandakan otak tidak memproses informasi secara benar, bukan penyakit tersendiri.

Langkah Penanganan

Jika Anda atau orang terdekat menunjukkan tanda-tanda psikosis tersebut, segera cari bantuan medis profesional. Konsultasi dengan dokter atau psikiater sangat penting tanpa perlu merasa stigma negatif. Dukungan sosial dari keluarga dan teman menjadi kunci dalam pemulihan.

Satu metode pengobatan yang umum dilakukan adalah Cognitive Behavioral Therapy — terapi yang membantu pasien mengidentifikasi dan mengoreksi pikiran delusional. Dalam kasus yang lebih parah, pengobatan dengan antipsikotik atau penstabil suasana hati mungkin diperlukan.

OpenAI juga berencana menerapkan proses verifikasi usia yang lebih ketat agar konten dan interaksi di ChatGPT lebih aman bagi pengguna muda dan dapat meminimalisir risiko penyalahgunaan AI.

Kompromi Keamanan dan Akses

Kebijakan ini mendapat beragam reaksi; sebagian merasa pembatasan ini membatasi kebebasan pengguna. Namun, OpenAI menegaskan bahwa ini adalah langkah kompromi yang perlu untuk meredam potensi dampak buruk sekaligus menjaga pengalaman pengguna tetap aman dan menyenangkan.

Dengan semakin berkembangnya teknologi AI, kesadaran akan risiko dan perlunya mekanisme pengendalian menjadi hal krusial agar teknologi bisa dimanfaatkan secara positif dan bertanggung jawab.