NSA Anjurkan Restart HP Minggu Ini untuk Tangkal Serangan Siber

Permalink 8 months ago 73

Foto: inet.detik.com

Jakarta - Restart atau memulai ulang ponsel setiap minggu kini disarankan oleh National Security Agency (NSA) sebagai langkah sederhana namun efektif untuk meningkatkan keamanan perangkat Android dan iPhone dari serangan siber.

Menurut NSA, kebiasaan ini sangat membantu melindungi ponsel dari ancaman eksploitasi zero-click, metode yang kerap digunakan oleh penjahat siber untuk menguping dan mencuri data dari smartphone tanpa membutuhkan interaksi pengguna.

Restart perangkat ternyata dapat meminimalisir risiko serangan spear-phishing yang dapat menginstal berbagai jenis malware dan spyware secara diam-diam. Namun, NSA juga mengingatkan bahwa restart tersebut bukan solusi lengkap, melainkan salah satu langkah pencegahan agar serangan tidak berhasil.

“Ancaman terhadap perangkat seluler semakin umum serta semakin meningkat cakupan dan kompleksitasnya,” ungkap NSA dalam dokumennya, sebagaimana dikutip dari Forbes.

Selain alasan keamanan, mematikan dan menghidupkan kembali ponsel secara berkala juga bermanfaat untuk memperbaiki performa, seperti memaksa pembaruan perangkat lunak yang tertunda dan menutup aplikasi yang berjalan di latar belakang sehingga memori menjadi lebih lega.

Beberapa produsen smartphone Android seperti Samsung dan OnePlus bahkan sudah menyediakan fitur pengaturan restart otomatis sesuai jadwal pilihan pengguna. Sementara pemilik iPhone bisa menggunakan fitur Automation untuk mengatur jadwal restart beberapa hari sekali.

Selain restart, NSA juga memberikan beberapa tips keamanan praktis yang sering terabaikan namun berdampak besar, antara lain mematikan Bluetooth saat tidak digunakan, segera melakukan pembaruan sistem operasi serta aplikasi saat tersedia, dan menonaktifkan layanan lokasi jika tidak sedang dibutuhkan.

Dengan langkah-langkah sederhana ini, pengguna dapat lebih tenang dalam menggunakan smartphone mereka tanpa takut menjadi target empuk penjahat siber.

(ask/rns)