NASA Siapkan Misi Artemis II: Empat Astronaut Siap Kembali ke Bulan Setelah 50 Tahun

Permalink 8 months ago 69

Foto: www.cnbcindonesia.com

Jakarta, Naralapor – Setelah lima dekade, NASA bersiap kembali mengirim manusia ke Bulan melalui misi Artemis II yang dijadwalkan pada tahun 2026. Jika sukses, misi ini menandai era baru penjelajahan satelit Bumi oleh manusia sejak misi Apollo 17 pada 1972.

Misi Apollo 17 menjadi perjalanan terakhir manusia ke Bulan, di mana astronaut menghabiskan waktu tiga hari untuk eksplorasi serta pengambilan sampel. Berbeda dengan itu, Artemis II akan melibatkan empat astronaut yang tinggal selama sekitar 10 hari di Bulan.

Empat Astronaut Siap dengan Pengalaman Mumpuni

Keempat astronaut yang dipilih memiliki latar belakang kuat dan pengalaman di luar angkasa, antara lain:

  • Reid Wiseman, komandan misi yang sudah menjadi astronaut NASA sejak 2009 dan pernah bertugas di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).
  • Victor Glover, pilot misi yang juga berpengalaman tinggal di ISS selama 168 hari sejak bergabung sebagai astronaut pada 2013.
  • Christina Koch, spesialis misi yang memegang rekor wanita dengan durasi terpanjang tinggal di luar angkasa selama 328 hari.
  • Jeremy Hansen dari Kanada, pilot pesawat tempur dan astronaut yang jadi warga Kanada pertama yang dilatih oleh NASA serta akan menjadi orang pertama dari negaranya menjejak Bulan.

Tujuan Utama: Uji Coba Wahana Orion

Misi Artemis II akan fokus pada uji penerbangan lintas Bulan menggunakan wahana antariksa Orion. Para astronaut akan memastikan wahana ini berfungsi dengan baik dan mampu menghadapi tantangan yang mungkin terjadi selama penerbangan.

NASA sudah menjalankan misi Artemis I pada November 2022 sebagai uji coba penerbangan tanpa awak. Rencana ke depan setelah Artemis II adalah Artemis III, dijadwalkan pertengahan 2027, yang membawa astronaut mendarat di Kutub Selatan Bulan dan menetap selama sekitar satu minggu.

Visi Jangka Panjang: Stasiun Luar Angkasa Gateway

Jika misi Artemis III berhasil, maka Artemis IV akan menjadi langkah berikutnya dengan tujuan menempatkan astronaut di stasiun luar angkasa permanen pertama di Bulan, disebut Gateway. Stasiun ini akan dilengkapi dengan dok pesawat untuk memudahkan perjalanan pergi-pulang ke Bulan, menjadi pondasi untuk eksplorasi antariksa yang lebih luas lagi di masa depan.

Dengan rangkaian misi ini, NASA berharap bisa membangun kehadiran manusia yang lebih permanen dan mendalam di Bulan, serta membuka jalan untuk penjelajahan planet lain di tata surya.