Jakarta, Naralapor – Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) menyerukan agar para penyedia layanan over-the-top (OTT) seperti WhatsApp ikut andil dalam membangun infrastruktur digital di Indonesia, khususnya di daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T).
Wakil Ketua Mastel, Merza Fachys, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur telekomunikasi harus terus ditingkatkan seiring dengan pertumbuhan pengguna dan volume trafik data yang kian melonjak. "Kami mendorong agar investasi pada infrastruktur digital yang mengusung teknologi mutakhir dapat menjangkau pelanggan dan wilayah yang selama ini sulit terlayani," ujarnya.
Mastel menilai bahwa perlu ada penguatan regulasi agar kewajiban membangun infrastruktur tidak lagi hanya dibebankan pada operator telekomunikasi saja, melainkan juga kepada platform OTT yang banyak memanfaatkan jaringan tersebut. Langkah ini dinilai penting agar ekonomi digital Indonesia dapat berkembang lebih merata dan inklusif.
Pentingnya kolaborasi antara penyelenggara jaringan dan penyedia layanan digital juga menjadi bahasan utama dalam sesi dialog yang dipandu Sarah Ariantie bersama Merza Fachys pada program Profit, Naralapor (Kamis, 4 September 2025).
Menurut Mastel, sinergi tersebut menjadi kunci untuk memastikan akses internet yang cepat dan terjangkau bisa sampai ke pelosok Indonesia sehingga mendorong pemerataan ekonomi digital dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh Nusantara.
Dengan semakin pesatnya perkembangan teknologi dan kebutuhan akan konektivitas, Mastel berharap seluruh pemangku kepentingan dapat bekerja sama mewujudkan pembangunan infrastruktur digital yang inklusif dan berkelanjutan.









