Komdigi Luncurkan Sistem Rating Game Nasional, Wujudkan Perlindungan bagi Gamer Anak-anak

Permalink 8 months ago 74

Foto: www.cnbcindonesia.com

Bali, Naralapor – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi memperkenalkan Indonesia Game Rating System (IGRS), sebuah sistem klasifikasi usia pertama di Asia Tenggara yang berfungsi mengatur kelayakan usia untuk semua game yang beredar di Indonesia.

Peluncuran IGRS bertepatan dengan ajang Indonesia Game Developer Exchange (IGDX) 2025 di Bali pada Sabtu, 11 Oktober 2025. Sistem ini mewajibkan para penerbit game untuk mencantumkan kategori usia pada produknya, mulai dari yang paling ramah anak 3+, hingga 18+ untuk konten khusus dewasa. Penerapan ini dijadwalkan berjalan efektif mulai Januari 2026.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menegaskan bahwa tujuan utama penerapan IGRS adalah perlindungan terhadap pemain, khususnya anak-anak, sekaligus menguatkan industri game dalam negeri.

“Pada prinsipnya ini dilakukan untuk meningkatkan, melindungi industri game, tapi di saat yang bersamaan juga melindungi para gamers khususnya anak-anak,”

IGDX sendiri merupakan konferensi tahunan pengembang game yang dimulai sejak 2019 dan telah berkembang menjadi pertemuan utama para developer, investor, dan pelaku industri game global di kawasan Asia Tenggara.

Tahun ini mencatat partisipasi tertinggi dengan kehadiran delegasi dari berbagai negara seperti Prancis, Polandia, dan Rusia, yang menandakan perhatian dunia terhadap potensi pasar game Indonesia.

Meutya juga menyoroti data dari Google yang menunjukkan bahwa game buatan pengembang Indonesia di platform tersebut telah diunduh lebih dari 1 miliar kali sepanjang tahun 2024. Angka ini menjadi bukti konkret kualitas dan daya saing developer game Tanah Air di kancah internasional.

“Sejak dilahirkan pada 2019, IGDX menjadi ajang pertemuan game terbesar di ASEAN. Tahun ini, banyak duta besar hadir membawa perusahaan dari negara mereka,” ujar Meutya.

Dengan hadirnya IGRS, diharapkan tidak hanya industri game nasional yang semakin tumbuh sehat, tapi juga komunitas gamer terutama anak-anak dapat menikmati pengalaman bermain yang aman dan sesuai usia masing-masing.

IGRS menjadi tonggak penting dalam mengatur konten digital interaktif di Indonesia, mengiringi perkembangan pesat industri game yang terus menghadirkan inovasi serta hiburan berkualitas bagi masyarakat luas.