Jangan Asal Beri Akses 'Accessibility', Ini Risiko Keamanan Data di HP Kamu

Permalink 6 months ago 61

Foto: inet.detik.com

Jakarta – Dalam era digital saat ini, banyak aplikasi yang meminta akses khusus di ponsel seperti kemampuan accessibility. Namun, tidak semua aplikasi layak mendapatkan akses ini. Pakar keamanan siber dari Vaksincom, Alfons Tanujaya, mengingatkan agar pengguna tidak sembarangan memberikan izin, terutama akses accessibility, yang berpotensi membahayakan keamanan data pribadi.

Alfons menjelaskan, salah satu akses paling sensitif adalah pada SMS. "Satu hal yang sangat rahasia dan mudah dieksploitasi adalah SMS. Itu yang harus super hati-hati. Tetapi kalau aplikasi pakai OTP yah, mereka biasanya minta akses SMS," ungkapnya melalui pesan singkat, Kamis (6/11/2025).

Sedangkan akses accessibility, menurut Alfons, sebaiknya ditolak jika tidak benar-benar diperlukan. Alasannya, akses ini memungkinkan aplikasi untuk mengendalikan seluruh ponsel, seperti membaca layar, mengetik otomatis, hingga menyetujui izin tanpa konfirmasi pengguna. "Ini sebenarnya dibuat untuk membantu orang dengan keterbatasan seperti tuna netra, tuli, atau bisu. Tapi hak akses ini pernah disalahgunakan dan sangat berbahaya," jelasnya.

Tidak hanya accessibility, ada juga izin Device admin atau Device management yang memungkinkan aplikasi mengunci layar, menghapus data, bahkan memblokir proses uninstall. Oleh karena itu, Alfons sangat menyarankan agar pengguna cermat dan selektif dalam memberikan akses ini.

Biasanya, aplikasi antivirus dan Google Play Protect yang sah membutuhkan akses accessibility. "Kalau kita mengaktifkan Google Play Protect atau antivirus, akan muncul permintaan akses ini," kata Alfons. Namun, jika aplikasi lain meminta akses tinggi tersebut, pengguna wajib curiga dan berpikir ulang sebelum memberikan izin.

"Iya, karena haknya sangat tinggi seperti di atas itu," pungkas Alfons menegaskan bahwa aplikasi selain antivirus dan Google Play Protect yang meminta akses accessibility sebaiknya ditolak demi keamanan data dan privasi pengguna.

Jadi, buat kamu yang suka asal klik 'allow' saat ada permintaan akses, mulai sekarang berhati-hatilah. Pastikan setiap izin yang diberikan masuk akal dan hanya pada aplikasi terpercaya. Keamanan data pribadi di tangan kamu sendiri!