Naralapor, Jakarta - Baru-baru ini beredar kabar bahwa Tesla resmi meluncurkan ponsel anyar bernama Pi Phone yang disebut-sebut bakal menjadi pesaing iPhone. Informasi ini ramai dibagikan di berbagai grup WhatsApp dan media sosial, terutama Facebook. Namun, setelah ditelusuri lebih lanjut, kabar tentang peluncuran ponsel Tesla ini dipastikan hoaks.
Beberapa akun Facebook membagikan narasi yang mengklaim bahwa Tesla menghadirkan Pi Phone dengan fitur-fitur canggih seperti konektivitas Starlink gratis yang bisa mengakses internet tanpa SIM card atau Wi-Fi, pengisian daya tenaga surya, integrasi dengan Neuralink, kemampuan mining kripto, serta kontrol mobil Tesla dan transmisi video langsung dari SpaceX. Harga yang disebutkan sekitar USD 789 atau Rp 12 juta.
Namun, klaim ini dibantah langsung oleh Elon Musk, CEO Tesla. Dalam podcast Joe Rogan Experience pada 5 November 2025, Musk menegaskan bahwa saat ini Tesla bukanlah produsen smartphone dan tidak sedang membuat ponsel.
"Tidak, kami sedang tidak melakukan hal itu," tegas Elon Musk.
Elon Musk pun menjelaskan, meski Tesla sangat mampu membuat smartphone dengan sistem operasi berbasis Linux yang berbeda dari Android dan iOS, mereka tidak berniat memasuki bisnis tersebut kecuali ada alasan kuat, misalnya jika Apple atau Google memberlakukan pembatasan yang tidak masuk akal pada pengembang aplikasi.
"Jika Apple dan Google mulai melakukan hal-hal yang sangat buruk, seperti sensor aplikasi atau menjadi penjaga gerbang yang membatasi orang secara tidak adil, maka kami mungkin akan membuat smartphone," tambah Musk.
Klarifikasi ini sekaligus menghapus rumor bahwa Tesla siap merilis ponsel baru yang akan meruntuhkan dominasi smartphone saat ini.
Elon Musk dan Kekayaan yang Meningkat Pesat
Di sisi lain, Elon Musk baru-baru ini mencatatkan rekor sebagai orang pertama di dunia dengan kekayaan bersih lebih dari USD 500 miliar atau sekitar Rp 8.200 triliun. Prestasi ini terungkit karena melonjaknya saham Tesla serta valuasi bisnis lain seperti SpaceX dan startup kecerdasan buatan xAI.
Miliarder ini saat ini jauh meninggalkan pesaing terdekatnya, Larry Ellison, pendiri Oracle, yang memiliki kekayaan sekitar USD 350 miliar. Kenaikan kekayaan Musk ditopang kuat oleh saham Tesla yang naik lebih dari 20% tahun ini dan diversifikasi bisnis yang meliputi sektor otomotif listrik, antariksa, media sosial, serta AI.
Ambisi Masa Depan Tesla
Tesla memiliki target ambisius dalam 10 tahun ke depan, termasuk meningkatkan valuasi perusahaan hingga delapan kali lipat, menjual 12 juta unit mobil tambahan, serta meluncurkan 1 juta robot AI. Elon Musk bahkan bisa memperoleh paket kompensasi bernilai lebih dari USD 1 triliun jika berhasil mewujudkan target-target tersebut.
Meski demikian, tantangan tidak kecil karena persaingan keras dengan produsen lain terutama dari Cina serta upaya bertransformasi ke ranah AI dan robotika.
Infografis Starlink Milik Elon Musk Beroperasi di Indonesia

Kesimpulannya, ponsel Tesla bernama Pi Phone hanyalah kabar bohong yang beredar di media sosial. Elon Musk memastikan Tesla tidak sedang membuat smartphone saat ini dan fokus perusahaan tetap pada inovasi otomotif, antariksa, dan teknologi lainnya.









