Gerhana Bulan Total 7 September 2025, Bukti Nyata Bumi Bulat dan Jadwal Lengkap

Permalink 9 months ago 214

Foto: www.cnbcindonesia.com

Jakarta, Naralapor – Jangan lewatkan fenomena Gerhana Bulan Total atau yang dikenal juga dengan sebutan "Blood Moon" yang akan terjadi pada malam 7 hingga 8 September 2025. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memastikan bahwa seluruh wilayah Indonesia dapat menyaksikan peristiwa langka ini.

Gerhana Bulan ini akan berlangsung dimulai pukul 23.27 WIB dan berakhir pada pukul 02.56 WIB keesokan harinya. Berikut jadwal lengkapnya:

  • 23.27 WIB: Awal gerhana sebagian
  • 00.31 WIB: Awal gerhana total
  • 01.53 WIB: Akhir gerhana total
  • 02.56 WIB: Akhir gerhana sebagian

Fenomena gerhana bulan terjadi ketika Bulan berada di belakang Bumi sampai terkena bayangan Bumi yang menghalangi cahaya Matahari. Namun, tidak setiap purnama ada gerhana karena orbit Bulan yang sedikit miring terhadap orbit Bumi mengelilingi Matahari.

Ketika Bulan sepenuhnya tertutup bayangan Bumi, warnanya berubah menjadi kemerahan. Efek ini disebabkan oleh pembiasan cahaya Matahari oleh atmosfer Bumi yang membuat Bulan tampak merah darah itulah sebabnya fenomena ini juga dikenal sebagai "Blood Moon".

Menurut Prof. Thomas Djamaluddin, Profesor Riset Astronomi dan Astrofisika BRIN, gerhana bulan sangat menarik untuk diamati karena dari bentuk bayangan Bumi yang melengkung saat menutupi Bulan dapat menjadi bukti keniscayaan bahwa Bumi berbentuk bulat.

"Gerhana bulan menarik untuk diamati. Kelengkungan bayangan bumi saat gerhana sebagian membuktikan bentuk bumi yang bulat," ujar Thomas.

Untuk mengamati gerhana bulan, Anda tidak perlu menggunakan teleskop. Pengamatan mata telanjang sudah cukup, bahkan beberapa smartphone juga mampu merekam proses gerhana dengan jelas.

BRIN menginformasikan bahwa setelah peristiwa nanti, gerhana bulan total berikutnya yang dapat diamati Indonesia terjadi pada tanggal 3 Maret 2026, walaupun hanya bagian akhirnya saja yang dapat disaksikan dari wilayah Indonesia.

Selain itu, untuk memudahkan masyarakat yang tidak bisa keluar rumah atau berada di lokasi pengamatan, BMKG akan menyediakan layanan live streaming yang bisa diakses secara online.

Bagi Anda yang ingin mengikuti pengamatan langsung, BMKG mengundang masyarakat untuk hadir di beberapa titik pengamatan umum seperti di Stasiun Meteorologi Komodo Labuan Bajo, Manggarai Barat, dan Lapangan dr. Murdhani, Banjarbaru, yang akan mengadakan pengamatan mulai pukul 19.00 sampai 21.30 WIB pada 7 September 2025.

Jadi, siapkan diri Anda malam itu untuk menyaksikan salah satu fenomena astronomi itu yang sekaligus membuktikan bentuk bumi yang bulat dan memukau dengan warna merahnya yang dramatis.