Belut Itu Ikan, Bukan Ular! Ini Penjelasannya Lengkap

Permalink 7 months ago 64

Foto: inet.detik.com

Kalau dilihat sekilas, tubuh belut yang panjang dan licin memang mirip dengan ular. Tapi jangan salah, detikers, belut sebenarnya adalah ikan, bukan reptil seperti ular.

Berdasarkan buku Budi Daya Belut dan Sidat karya B Sarwono, belut adalah ikan yang unik karena tidak memiliki sirip dada, punggung, dan dubur. Ketiga sirip ini berevolusi menjadi lipatan kulit tanpa jari, sehingga tubuhnya tampak seperti ular.

Belut hidup di habitat air tawar seperti sungai, rawa, dan persawahan berlumpur. Mereka tidak bisa keluar dari air, berbeda dengan beberapa jenis ular yang bisa hidup di berbagai tempat seperti sawah, pepohonan, atau rerumputan.

Klasifikasi Belut dalam Dunia Hewan

Menurut buku Super Lengkap Budidaya Belut oleh Drs Ruslan Roy MM, belut masuk dalam kelas Pisces (ikan). Berikut klasifikasi lengkapnya:

  • Kingdom: Animalia
  • Phylum: Chordata
  • Kelas: Pisces
  • Subkelas: Teleostei
  • Ordo: Synbranchidae
  • Famili: Synbranchidae
  • Genus: Monopterus
  • Spesies: Beragam, misalnya Monopterus ibus (belut sawah), Synbranchus bengalensis (belut rawa), Macrotema caligans (belut laut)

Karena termasuk dalam kelas Pisces, jelas bahwa belut adalah ikan bertulang belakang yang bernapas menggunakan insang, bukan ular yang adalah reptil.

Anatomi dan Morfologi Belut

Belut punya tubuh panjang dan silindris, mirip ular tapi unik karena tidak punya sirip dada dan punggung. Sirip duburnya berubah menjadi lipatan kulit.

Belut bisa tumbuh sampai panjang 90 cm dengan kepala besar dan bulat, giginya kecil dan kerucut, serta bibir lebar dari lipatan kulit. Warna tubuh belut muda umumnya kuning kecokelatan, berubah menjadi cokelat gelap saat dewasa dengan pola gurat sisi yang membantu keseimbangan saat berenang.

Beragam Jenis Belut

1. Belut Rawa (Synbranchus bengalensis)

Belut ini hidup di rawa, muara sungai, dan hutan bakau, serta bisa bertahan di air payau. Tubuhnya ramping dengan proporsi panjang ke tinggi 1:30 dan memiliki 10 jari-jari lunak kecil yang membantu bergerak di lumpur dan air.

2. Belut Sawah (Monopterus albus)

Belut sawah berwarna cokelat dan memiliki tiga lengkung insang untuk bernapas. Dengan rasio panjang ke tinggi 1:20, tubuhnya lebih pendek dan tebal dibanding belut rawa. Uniknya, belut sawah bisa bertahan saat sawah kering dengan bersembunyi di lumpur.

3. Belut Laut (Macrotema caligans)

Belut ini hidup di laut pada dasar berpasir, berlumpur, dan berkarang dekat terumbu karang. Ukurannya lebih besar, dengan empat lengkung insang. Mata belut laut sangat kecil dan terletak di tengah bibir, sirip punggung sejajar sirip dubur untuk membantu keseimbangan.

4. Belut Kuda (Amphipnous cuchai)

Belut kuda ditemukan di India dan berbeda karena punya kantong mirip paru-paru di bawah kulit tengkuknya, yang membantu bernapas di luar air. Mereka menghabiskan waktu di luar air mencari makan dan menggali lubang saat musim kemarau untuk bertahan hidup.

Kesimpulan

Dari berbagai fakta dan klasifikasi di atas, sudah jelas bahwa belut adalah ikan, bukan ular. Meski bentuknya seperti ular, cara hidup, struktur tubuh, dan klasifikasinya menunjukkan belut adalah anggota kelas Pisces yang hidup di air dan bernapas menggunakan insang.

Jadi, jangan lagi bingung atau salah kaprah, ya, detikers!