Aturan Baru Bawa Powerbank di Pesawat Berlaku Oktober 2025, Ini yang Perlu Kamu Tahu!

Permalink 7 months ago 68

Foto: www.cnbcindonesia.com

Jakarta, Naralapor – Mulai 1 Oktober 2025, Emirates memperketat aturan mengenai penggunaan power bank selama penerbangan. Maskapai asal Uni Emirat Arab ini melarang penumpang menggunakan power bank di dalam pesawat, sekaligus menetapkan sejumlah ketentuan baru demi alasan keselamatan penerbangan.

Meski power bank tetap boleh dibawa ke kabin, Emirates mensyaratkan bahwa penggunaan dan pengisian daya power bank selama penerbangan tidak diperbolehkan. Penumpang juga hanya boleh membawa satu power bank dengan kapasitas di bawah 100 Watt jam (Wh).

Dalam pengumuman resminya, Emirates menjelaskan bahwa larangan ini muncul sebagai respons terhadap insiden-insiden yang meningkat akibat baterai lithium pada perangkat dalam industri penerbangan. Power bank yang umumnya menggunakan baterai lithium-ion atau lithium-polymer mengandung risiko kebakaran akibat thermal runaway — sebuah kondisi di mana baterai mengalami panas berlebihan hingga menyebabkan api dan ledakan.

“Ini bisa mengakibatkan konsekuensi berbahaya seperti kebakaran, ledakan, dan pelepasan gas beracun,” jelas Emirates.

Selain itu, banyak power bank di pasaran tidak dilengkapi dengan standar perlindungan untuk menghindari pengisian daya berlebihan, yang semakin meningkatkan risiko bahaya. Oleh sebab itu, Emirates menetapkan peraturan agar power bank harus ditempatkan di lokasi yang mudah dijangkau selama penerbangan. Dengan begitu, awak kabin bisa segera bertindak jika terjadi kejadian darurat.

Intisari Aturan Powerbank Emirates yang Mulai Berlaku Oktober 2025

  • Penumpang hanya boleh membawa satu powerbank yang kapasitasnya di bawah 100 Wh.
  • Power bank tidak boleh digunakan untuk mengisi daya perangkat pribadi selama penerbangan.
  • Dilarang mengisi ulang power bank menggunakan sumber daya dari pesawat.
  • Power bank harus memiliki informasi kapasitas yang jelas.
  • Power bank dilarang disimpan di tempat penyimpanan atas kepala (overhead bin).
  • Penempatan power bank harus di saku kursi atau di bawah kursi penumpang.
  • Power bank tidak boleh masuk dalam bagasi terdaftar.

Maskapai Lain dengan Aturan Serupa

Emirates bukan satu-satunya maskapai yang memperketat aturan seputar power bank demi keselamatan penerbangan. Berikut beberapa aturan penting dari maskapai internasional lain:

  • AirAsia: Membatasi kapasitas power bank maksimal 100 Wh (20.000 mAh).
  • Thai Airways: Melarang penggunaan dan pengisian daya power bank selama penerbangan sejak 15 Maret 2025.
  • Maskapai Korea Selatan: Melarang penyimpanan power bank di kabin kecuali di saku kursi atau bawah kursi, dan melarang pengisian daya dari colokan USB pesawat.
  • Singapore Airlines: Melarang pengisian daya perangkat melalui power bank maupun port USB selama penerbangan.
  • EVA Air: Melarang charger portable dan power bank dalam bagasi terdaftar, harus dibawa dan ditempatkan di kabin dengan cara yang aman.
  • Hong Kong Airlines: Melarang penggunaan power bank selama penerbangan setelah insiden kebakaran pesawat di awal April 2025.

Perubahan aturan ini menegaskan betapa pentingnya keselamatan dalam penerbangan dan kewaspadaan terhadap risiko kebakaran dari perangkat baterai lithium. Penumpang disarankan untuk selalu memeriksa aturan terbaru sebelum terbang agar tidak mengalami kendala saat di bandara maupun di pesawat.

Jadi, pastikan power bank kamu aman, kapasitasnya sesuai, dan jangan digunakan selama penerbangan mulai Oktober 2025 ya!