Apple Vision Air akan Hadir Tahun 2027 dengan Bobot Lebih Ringan dan Harga Lebih Terjangkau

Permalink 9 months ago 72

Foto: www.liputan6.com

Jakarta - Apple dikabarkan tengah mempersiapkan headset komputer spatial generasi terbaru yang diberi nama Vision Air. Perangkat ini diharapkan meluncur pada tahun 2027 sebagai versi yang lebih ringan dan lebih murah dari Apple Vision Pro saat ini.

Informasi ini pertama kali disampaikan oleh analis ternama Ming-Chi Kuo, yang mengatakan bahwa Vision Air akan menjawab dua kekurangan utama Vision Pro, yakni berat dan harga yang terbilang tinggi. "Apple diperkirakan akan meluncurkan Vision Air pada tahun 2027, yang akan mengatasi bobot berat dan harga tinggi dari Vision Pro," ujar Kuo.

Menurut Kuo, headset baru ini akan memiliki bobot lebih ringan hingga 40 persen dibanding Vision Pro, sehingga pengalaman menggunakan perangkat ini akan lebih nyaman, terutama untuk waktu pemakaian yang lama. Sedangkan untuk harga, Vision Air diklaim akan dijual dengan harga lebih dari 50 persen lebih murah dari pendahulunya yang dihargai sekitar USD 3.499 atau setara Rp 57,4 juta.

Jika benar, Vision Air diperkirakan akan dibanderol sekitar USD 1.500 atau Rp 28,7 juta. Meski harga ini jauh lebih rendah dibanding Vision Pro, perangkat tersebut masih lebih mahal jika dibandingkan dengan headset pesaing seperti Meta Quest 3 yang dibanderol sekitar USD 500 atau Rp 8,2 juta.

Penurunan harga ini diyakini akan membuat Vision Air lebih mudah diakses oleh konsumen yang lebih luas, membuka peluang bagi banyak orang untuk mencoba teknologi mixed reality dari Apple.

Namun, ada kemungkinan Apple harus melakukan beberapa kompromi untuk menekan biaya produksi. Misalnya, Vision Air mungkin akan menggunakan jumlah kamera yang lebih sedikit, kualitas layar yang sedikit lebih rendah, atau menghilangkan beberapa fitur seperti EyeSight, yang memungkinkan melihat mata pengguna melalui headset.

Meski demikian, keyakinan tetap ada bahwa pengalaman utama dan keunggulan teknologi yang terdapat di Vision Pro akan tetap dipertahankan di Vision Air.

Selain itu, Ming-Chi Kuo juga menyebutkan bahwa Apple menargetkan pengiriman Vision Air bisa mencapai satu juta unit di tahun pertamanya, sebuah peningkatan signifikan dibanding pengiriman Vision Pro yang masih di bawah 400.000 unit.

Dengan peluncuran Vision Air, Apple tampaknya berambisi menghadirkan perangkat yang lebih ringan, lebih terjangkau, dan dapat menjangkau pasar yang lebih luas, sekaligus memperkuat posisinya di segmen teknologi augmented dan mixed reality.