Jakarta, Naralapor - Apple dikabarkan tengah menguji coba kecerdasan buatan Google Gemini dalam rangka meningkatkan performa Siri, asisten virtual mereka yang selama ini dianggap tertinggal dibandingkan Google Assistant. Informasi ini dilaporkan oleh Mark Gurman dari Bloomberg yang menyebutkan bahwa Apple dan Google telah mencapai kesepakatan awal untuk kolaborasi khusus terkait pengembangan AI.
Menurut Gurman, "Apple dan Google telah mencapai kesepakatan resmi minggu ini, dan sedang mengevaluasi serta menguji model AI buatan Google yang bisa mendukung Siri." Langkah ini menjadi upaya Apple untuk mengatasi kritik yang selama ini muncul terkait kemampuan Siri yang masih kalah jauh dari kompetitornya.
Sebelumnya, Apple memang telah membuka pintu untuk berkolaborasi dengan Google sejak Juni 2024, meskipun saat itu lebih memilih bekerja sama dengan OpenAI untuk mengintegrasikan ChatGPT ke dalam Apple Intelligence. Namun kehadiran Gemini sebagai model AI masa depan terus mendapat perhatian di Cupertino.
Proyek Pencarian AI "World Knowledge Answers"
Selain peningkatan Siri, Apple juga tengah mengembangkan layanan pencarian berbasis AI yang dinamai World Knowledge Answers dan dijadwalkan diluncurkan pada tahun depan. Diketahui, pengujian Google Gemini mungkin juga akan melibatkan proyek ini, yang memberi sinyal bahwa Gemini bisa menjadi "otak" di balik mesin pencarian AI Apple.
Meski demikian, hingga saat ini kedua perusahaan belum memberikan konfirmasi resmi terkait kolaborasi tersebut. Namun, jika benar terjadi, ini bisa menjadi strategi besar Apple untuk menyaingi dominasi OpenAI dalam ranah AI generatif.
Apple dan Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia
Di sisi lain, Menteri Perindustrian Indonesia, Agus Gumiwang Kartasasmita, mengonfirmasi bahwa Apple belum mengajukan izin untuk penjualan jajaran iPhone 17 yang akan diumumkan resmi pada 9 September 2025 mendatang. "Kemarin (iPhone) 16, berarti belum, (iPhone 17) belum ada pengajuan," ujarnya.
Agus juga menambahkan bahwa investasi Apple di Indonesia tetap berjalan sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat, termasuk beberapa inisiatif seperti Apple Developer Academy BINUS Bali dan Apple Software Indonesia and Technology Institute.
Komitmen Investasi Apple di Indonesia
Menteri Perindustrian menegaskan bahwa investasi Apple di Indonesia masih on the right track, dengan nilai investasi yang sudah mencapai USD 1 miliar atau sekitar Rp 16 triliun. Pabrik vendor Apple yang sedang dibangun di Batam akan menjadi pemasok utama AirTag dunia, dengan potensi lapangan kerja hingga 2.000 orang.
"Kalau untuk investasi, tetap jalan, semuanya masih on the right track untuk investasi-investasi," kata Agus Gumiwang.
Apple menargetkan untuk terus meningkatkan investasi hingga mencapai USD 10 miliar, dengan pabrik di Batam diperkirakan rampung pada awal tahun 2026.
Dengan pengembangan AI terbaru dan komitmen investasi yang kuat di Indonesia, Apple sepertinya berupaya memperkuat posisinya tidak hanya secara global tetapi juga di pasar Asia Tenggara.









