Alexandr Wang, Bos Muda Kecerdasan Buatan dengan Kekayaan Rp 58 Triliun, Beri Pesan Inspiratif untuk Gen Z

Permalink 8 months ago 85

Foto: inet.detik.com

Alexandr Wang, Bos Muda Kecerdasan Buatan dengan Kekayaan Rp 58 Triliun, Beri Pesan Inspiratif untuk Gen Z

Jakarta – Alexandr Wang, pendiri Scale AI sekaligus Chief AI Officer di Meta, telah mencatatkan namanya sebagai salah satu tokoh inovatif di dunia teknologi kecerdasan buatan (AI). Di usia yang begitu muda, yakni 28 tahun, Wang sukses mengumpulkan kekayaan mencapai USD 3,5 miliar atau sekitar Rp 58 triliun.

Meski sudah menjadi miliarder dan pakar AI yang dihormati, Wang tidak melupakan generasi muda, terutama Gen Z, yang menjadi masa depan dunia. Dalam sebuah wawancara bersama Fortune, ia menekankan pentingnya anak muda untuk membekali diri dengan kemampuan coding, khususnya melalui metode yang ia sebut vibe coding.

Apa Itu Vibe Coding?

Berbeda dari cara tradisional yang umumnya menuntut penulisan kode secara manual dan detail, vibe coding mengajak para coder untuk berinteraksi secara kreatif dengan AI. Alih-alih mengetik kode baris demi baris, para pemrogram memberikan instruksi atau gagasan kepada AI, yang kemudian menghasilkan kode awal, menguji, dan memperbaikinya secara otomatis.

Konsep ini dianggap Wang sebagai pintu gerbang yang bisa mempermudah anak muda mengeksekusi ide dan menciptakan produk tanpa harus langsung terjebak pada kerumitan teknis.

"Kalau kamu sekarang berusia 13 tahun, habiskan waktumu untuk vibe coding. Dari situlah bakal lahir Bill Gates berikutnya," ujar Wang.

Kesempatan dan Tantangan di Balik Vibe Coding

Walaupun menjanjikan kemudahan dan percepatan dalam pembuatan prototipe, vibe coding juga menyimpan risiko. Bergantung pada AI untuk pembuatan kode bisa menimbulkan bug ataupun celah keamanan yang sulit ditemukan. Selain itu, terlalu cepat beralih ke metode ini dapat membuat generasi muda kehilangan pemahaman mendalam tentang dasar-dasar pemrograman seperti algoritma dan struktur data.

Namun, Wang menegaskan bahwa keberanian untuk mencoba dan bereksperimen jauh lebih penting. Dengan bantuan AI, para pemuda bisa lebih cepat menguji ide, membangun solusi, bahkan mendirikan startup pada usia yang lebih muda.

Munculnya Talenta Teknologi Masa Depan

Pesan dari Wang mengingatkan kita pada perjalanan para legenda teknologi seperti Bill Gates, Steve Jobs, dan Mark Zuckerberg yang memulai karya mereka sejak muda. Kini generasi penerus memiliki alat baru berupa AI yang bisa mengakselerasi pencapaian mereka.

Dengan memanfaatkan vibe coding secara bijak, bukan tidak mungkin bakal lahir tokoh-tokoh teknologi yang membawa perubahan besar — mungkin saja menjadi miliarder seperti Alexandr Wang sendiri.

Penulis: (afr/afr)