Rajiv Minta BGN Audit SPPG Terkait Kasus Keracunan Makan Bergizi di Bandung Barat

Permalink 8 months ago 73

Foto: news.detik.com

Jakarta – Anggota DPR RI dari dapil Jawa Barat II, Rajiv, mengungkapkan keprihatinannya atas insiden keracunan yang menimpa ratusan anak usai mengonsumsi makan bergizi gratis (MBG) di Kabupaten Bandung Barat dan beberapa daerah lainnya.

Menurut Rajiv, langkah utama yang harus dilakukan adalah memastikan semua korban mendapatkan perawatan yang layak hingga sembuh. Ia juga menegaskan bahwa biaya pengobatan harus sepenuhnya menjadi tanggung jawab pihak terkait.

"Saya meminta seluruh siswa yang jadi korban keracunan ini ditangani dengan baik hingga sembuh, dan biaya perawatan ditanggung sepenuhnya oleh pihak terkait," ujar Rajiv dalam siaran pers yang dirilis pada Kamis, 25 September 2025.

Lebih lanjut, Rajiv mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) untuk melakukan evaluasi dan audit menyeluruh terhadap Stasiun Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang diduga menjadi sumber masalah, khususnya di Kecamatan Cipongkor, Bandung Barat, tempat terjadinya ratusan kasus keracunan.

"Hingga Kamis dini hari, sudah 600 anak di Kecamatan Cipongkor sakit akibat keracunan. Saya minta BGN mengaudit dan menindak SPPG yang tidak menerapkan standar keamanan mutu pangan dengan baik," tegasnya.

Legislator dari Fraksi Partai NasDem ini juga menegaskan bahwa program MBG adalah inisiatif yang sangat baik dari pemerintah, dirancang guna memastikan seluruh anak Indonesia mendapatkan asupan gizi yang cukup agar tumbuh menjadi generasi yang cerdas dan sehat. Oleh karena itu, jangan sampai ada oknum yang merusak niat baik tersebut dengan pelaksanaan yang tidak bertanggung jawab.

"Program yang digagas Presiden Prabowo ini bertujuan mulia, agar seluruh anak Indonesia tercukupi gizinya dan menjadi cerdas. Jangan sampai ada orang-orang yang tidak bertanggung jawab serta tidak kompeten dalam pemenuhan dan pelayanan gizi merusak program yang baik ini," pungkas Rajiv.

Kasus keracunan massal ini telah menjadi perhatian serius pihak berwenang dan masyarakat, mengingat pentingnya program MBG untuk kesejahteraan anak-anak serta masa depan bangsa.