Polda Metro Gelar Trauma Healing untuk Warga Kwitang Pasca Kericuhan Mako Brimob

Permalink 9 months ago 76

Foto: news.detik.com

Jakarta, 4 September 2025 – Polda Metro Jaya memberikan perhatian khusus kepada warga yang terdampak kericuhan di sekitar Mako Brimob Kwitang, Jakarta Pusat, dengan menggelar kegiatan trauma healing. Upaya ini bertujuan memulihkan kondisi psikologis masyarakat, terutama ibu-ibu dan anak-anak, agar mereka dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari tanpa terbebani rasa trauma.

Kegiatan ini diprakarsai oleh Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Metro Jaya dan berlangsung di Jalan Kramat Kwitang, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, pada Rabu (3/9/2025).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, menjelaskan, "Trauma healing ini penting supaya warga terutama ibu-ibu dan anak-anak tidak mengalami trauma berkepanjangan dan bisa beraktivitas normal kembali."

Dalam kegiatan tersebut, Ditbinmas menghadirkan berbagai unsur pendukung seperti Polwan Ditbinmas, tim psikologi dari SSDM Mabes Polri, Polwan Brimob, Polwan PPA Bareskrim, serta tenaga medis dari Biddokkes Satbrimob. Tak ketinggalan, perwakilan dari Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (DPPAPP) DKI Jakarta juga ikut serta memberikan dukungan.

Trauma healing dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama ditujukan untuk ibu-ibu, diawali dengan sambutan dari pihak Ditbinmas dan Kepala Dinas DPPAPP. Lalu warga mendapatkan sesi konseling psikososial dari tim konseling PPAPP DKI Jakarta dan pemeriksaan kesehatan oleh tim Biddokkes. Kegiatan ditutup dengan foto bersama sebagai bentuk kebersamaan dan dukungan.

Sementara itu, anak-anak dan remaja diajak menikmati berbagai kegiatan psikososial yang menyenangkan seperti melukis, bernyanyi, dan menari. Mereka juga menerima tali asih serta layanan kesehatan sebelum acara ditutup dengan sesi foto bersama.

Dengan kombinasi kegiatan konseling, hiburan, dan layanan kesehatan ini, Ditbinmas berharap trauma yang dialami warga secara perlahan bisa berkurang dan mereka dapat segera bangkit dari pengalaman negatif akibat kericuhan kemarin.

(mei/dhn)