Polda Lampung Salurkan 596 Ton Beras lewat Gerakan Pangan Murah, Bantu Warga Dapatkan Harga Terjangkau

Permalink 9 months ago 89

Foto: news.detik.com

Jakarta – Polda Lampung bersama Polres jajaran aktif menjalankan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam menjaga kestabilan harga bahan pokok. Hingga awal September 2025, total penyaluran beras murah telah mencapai 596 ton.

Berdasarkan informasi yang diterima dari Mediahub Divisi Humas Polri, pada Senin, 1 September, Polda Lampung dan Polres setempat mendistribusikan beras sebanyak 37 ton 629 kilogram. Rinciannya, Polres Lampung Timur dan Polres Tanggamus masing-masing menyalurkan 11 ton, sementara Polres Lampung Selatan sebanyak 3 ton 845 kilogram.

Selanjutnya, kegiatan ini berlanjut pada Selasa, 2 September dengan target pembagian beras sebesar 61 ton 125 kilogram yang tersebar di seluruh Polres jajaran. Penyaluran terbesar dilakukan oleh Polres Lampung Timur dengan 14 ton, Polres Lampung Selatan sebanyak 14 ton 475 kilogram, dan Polres Pesisir Barat 11 ton.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari Yuyun, menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah ini menjadi wujud nyata kepedulian Polda Lampung bagi masyarakat. "GPM ini merupakan langkah konkret kami agar masyarakat bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih murah," ujarnya.

Selain itu, Yuyun menyampaikan bahwa distribusi pangan murah akan terus dipantau secara berkelanjutan demi memastikan tepat sasaran. "Kami ingin memastikan bantuan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di seluruh kabupaten dan kota di Lampung," tambahnya.

Dalam catatan penyaluran beras, Polres Lampung Timur menjadi yang terbesar dengan total 117 ton, diikuti Polres Lampung Selatan sebanyak 90 ton 405 kilogram, Polres Pesawaran 50 ton 500 kilogram, dan Polres Mesuji di posisi terakhir dengan 9 ton 600 kilogram.

Kombes Yuyun menutup dengan menegaskan komitmen Polda Lampung untuk terus memperluas jangkauan program agar makin banyak warga yang terbantu. "Distribusi pangan murah ini bukan hanya soal angka, tetapi juga kepedulian kami kepada masyarakat yang membutuhkan," tutupnya.