Menkomdigi Apresiasi Kongres Persatuan PWI, Ajak Semua Pihak Bersatu Kembali

Permalink 9 months ago 89

Foto: news.detik.com

Jakarta – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, menyambut positif terselenggaranya Kongres Persatuan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang berlangsung dengan lancar dan demokratis pada akhir Agustus 2025 lalu. Meutya berharap, kongres itu menjadi momentum untuk mempererat solidaritas dan mengembalikan fokus PWI dalam mengawal jurnalisme yang profesional dan bermutu tinggi.

"Kami senang mendapat kabar bahwa Kongres Persatuan PWI berjalan lancar dan demokratis. Semoga PWI bisa kembali bersatu dan fokus menjaga jurnalisme Indonesia yang berkualitas," ujar Menkomdigi Meutya Hafid dalam pertemuan dengan Ketua Umum PWI terpilih, Akhmad Munir, dan Ketua Dewan Kehormatan PWI terpilih, Atal S. Depari, Rabu (3/9/2025). Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, serta Dirjen Komunikasi Publik dan Media, Fifi Alyda Yaya.

Menkomdigi menekankan pentingnya merangkul seluruh pihak yang sebelumnya mengalami perpecahan, khususnya kepengurusan Hendry Ch Bangun. "Masukkan Pak Hendry (Ch Bangun) agar benar-benar terjadi rekonsiliasi dan PWI kembali solid," pesan Meutya dengan tegas.

Perjalanan hampir dua tahun dengan dualisme kepengurusan PWI akhirnya resmi berakhir setelah adanya kesepakatan menggelar Kongres Persatuan PWI, yang mendapat dukungan dari Kemenkomdigi dan tokoh pers Dahlan Dahi. Kongres ini diadakan di Cikarang, Bekasi pada 29-30 Agustus 2025, menghasilkan Akhmad Munir, Dirut LKBN Antara, sebagai Ketua Umum, sementara Atal S. Depari terpilih sebagai Ketua Dewan Kehormatan PWI untuk periode 2025-2030.

Menkomdigi juga menyampaikan kesiapan Kemenkominfo untuk bersinergi dengan PWI, terlebih dalam menjaga kualitas jurnalisme Indonesia di tengah derasnya arus informasi saat ini. Ia mengajak para wartawan untuk tetap profesional dan konsisten menjunjung kode etik jurnalistik agar pemberitaan tetap akurat dan bertanggung jawab.

Merespons hal itu, Akhmad Munir memastikan bahwa kepengurusan baru PWI akan tetap mengakomodasi eks kepengurusan Hendry Ch Bangun. Bahkan, nama Hendry telah masuk dalam daftar pengurus baru yang sedang disusun formatur. Munir juga mengungkapkan bahwa proses perampungan susunan kepengurusan baru tengah dilakukan agar dapat segera mengurus legalitas ke Kementerian Hukum dan HAM.

Rencananya, pelantikan pengurus baru PWI akan dilaksanakan di Museum Pers Nasional, Solo, pada akhir September 2025 mendatang, sebagai tanda resmi berjalannya era baru PWI yang solid dan bersatu.

Dengan kongres yang sukses itu, diharapkan PWI bisa kembali menjadi wadah yang kuat untuk membina dan melindungi profesi wartawan di Indonesia, serta terus mendorong jurnalisme yang profesional dan bertanggung jawab demi kemajuan pers nasional.

(jbr/rfs)