Korut Tegaskan Tidak Akan Lepas Senjata Nuklir di PBB, Tapi Tetap Buka Dialog

Permalink 8 months ago 77

Foto: news.detik.com

Jakarta – Wakil Menteri Luar Negeri Korea Utara, Kim Son Gyong, mengambil kesempatan langka untuk menyampaikan pidato di Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York. Dalam pidatonya, ia menegaskan bahwa Korea Utara tidak akan pernah menyerahkan senjata nuklirnya, namun tetap menunjukkan kesiapan berdialog dengan pihak lain.

“(Pemberlakuan) 'Denuklirisasi' pada DPRK sama saja dengan menuntutnya untuk menyerahkan kedaulatan dan hak untuk hidup serta melanggar Konstitusi,” ujar Kim Son Gyong, seperti dilaporkan AFP pada Selasa (30/9/2025).

Lebih lanjut, ia menekankan, “Kami tidak akan pernah menyerahkan nuklir yang merupakan hukum negara, kebijakan nasional, dan kekuasaan berdaulat kami, serta hak untuk hidup. Dalam keadaan apa pun, kami tidak akan pernah meninggalkan posisi ini.”

Meskipun sikap keras ini, pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menyatakan bahwa negaranya tetap terbuka untuk berunding dengan Amerika Serikat, dengan syarat bisa mempertahankan persenjataan nuklirnya. Pernyataan ini dilaporkan oleh Kantor Berita Pusat Korea (KCNA).

Korea Utara sendiri telah melakukan uji coba nuklir pertama kali pada tahun 2006 dan sejak itu menghadapi berbagai sanksi dari PBB akibat program senjata terlarangnya yang kontroversial.

Pidato Kim Son Gyong di forum PBB adalah sebuah momen penting yang menegaskan kembali sikap Korut yang tidak mau berkompromi soal program nuklirnya, namun juga tidak menutup pintu diplomasi sama sekali.