Kelima Mayat Satu Keluarga di Indramayu Ditemukan Terkubur, Sudah Berhari-hari Meninggal Dunia

Permalink 9 months ago 78

Foto: news.detik.com

Indramayu – Polisi menemukan lima jenazah yang merupakan satu keluarga terkubur di halaman rumah mereka di Kelurahan Paoman, Indramayu. Kelima korban yang terdiri dari kakek, nenek, anak, dan dua cucu tersebut diduga sudah meninggal berhari-hari sebelum ditemukan.

AKP Tarno, Kasie Humas Polres Indramayu, menjelaskan, "Ternyata jenazah itu sudah beberapa hari (meninggal) dengan kondisi sudah tidak jelas itu karena sudah membusuk. Kemudian sudah beberapa hari, sudah mengeluarkan bau busuk." Menurutnya, keluarga sempat berusaha menghubungi para korban selama tiga hingga empat hari namun tak mendapatkan balasan. Karena kehilangan kontak, keluarga akhirnya mengecek ke rumah dan mencium bau busuk yang berasal dari pekarangan belakang rumah.

Kelima jenazah ditemukan terkubur dalam satu lubang yang sama. Di lokasi, polisi juga menemukan beberapa barang bukti seperti cangkul, sprei, dan terpal dengan bercak darah. Rumah itu diketahui hanya ditempati oleh kelima korban tersebut.

"Masih disisir semua, mau informasi, semua petunjuk-petunjuk di lapangan, sedang dilakukan pendalaman semua," kata Tarno mengenai penyelidikan lebih lanjut. Polisi juga tengah menunggu hasil autopsi dari tim kedokteran forensik serta menyisir rekaman CCTV untuk mendapatkan petunjuk tambahan.

Polda Jawa Barat pun menduga kasus ini merupakan tindak pidana pembunuhan. Kabid Humas Polda Jabar Kombes Hendra Rochmawan menyatakan, "Dugaan kuat, para korban adalah hasil tindak pidana pembunuhan." Hal ini diperkuat laporan resmi dari Polres Indramayu yang mengkonfirmasi adanya lima jenazah yang terkubur di satu liang di wilayah tersebut.

Identitas para korban telah diungkap, yaitu Sachroni (76), anak kandungnya Budi Awaludin (40), menantunya Euis Juwita Sari (37), serta dua cucunya, Ratu Khairunnisa (7) dan Bela yang masih berumur 10 bulan.

Saat ini, penyidik masih mengembangkan penyidikan untuk mengungkap fakta sesungguhnya dari kasus yang mengguncang masyarakat Indramayu ini.