Jakarta Barat – Kebakaran hebat yang melanda permukiman warga di Kelurahan Tangki, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat, menyebabkan dampak yang sangat besar. Data dari BPBD Jakarta menunjukkan sebanyak 1.268 jiwa terdampak kebakaran yang terjadi baru-baru ini.
Korban kebakaran ini tersebar di dua RW, yakni RW 003 dan RW 006. Di RW 003, terdapat 55 kepala keluarga dengan 12 jiwa terdampak, sementara di RW 006 terdapat 316 kepala keluarga dengan 1.256 jiwa terdampak.
“Objek terdampak RW 003 sebanyak 55 KK (12 jiwa) dan RW 006 sebanyak 316 KK (1.256 jiwa),” ujar data resmi dari Command Center Disgulkarmat P2B BPBD Jakarta, Senin (29/9/2025).
Kebakaran yang diperkirakan akibat korsleting listrik ini menghanguskan sekitar 400 rumah, menyebabkan 1.129 warga kehilangan tempat tinggal. Selain itu, beberapa warga juga mengalami luka-luka akibat kejadian ini.
Estimasi kerugian akibat kebakaran itu mencapai Rp 28.311.408.000. Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD Jakarta, Mohamad Yohan, menyatakan bahwa saat ini belum memungkinkan untuk mendirikan tenda pengungsian karena api sempat menyala kembali.
“Sampai dengan saat ini, kami belum bisa mendirikan tenda karena beberapa waktu yang lalu ini apinya muncul kembali,” tambah Yohan.
Bantuan logistik berupa makanan siap saji, minuman, dan kebutuhan dasar khususnya perlengkapan anak-anak telah didistribusikan kepada para penyintas. BPBD telah menyiapkan dua unit tenda yang siap didirikan menunggu izin dari Dinas Gulkarmat.
Saat ini, banyak korban yang mengungsi ke rumah saudara maupun tetangga terdekat. Pendataan korban dan koordinasi dengan Dinas Sosial serta instansi terkait terus dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar para warga dapat terpenuhi.
Tragedi kebakaran ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah Jakarta Barat, yang berupaya maksimal dalam penanganan dampak dan bantuan untuk para korban.









