Pelalawan – Dalam upaya mendukung pelestarian gajah Sumatera dan mempermudah kerja para mahout di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan memberikan bantuan berupa dua unit motor trail. Motor ini akan dipergunakan untuk memperlancar mobilitas mahout saat merawat dan mengawasi gajah-gajah yang menjadi ikon taman nasional tersebut.
Irjen Herry Heryawan menjelaskan bahwa motor bantuan ini berasal dari para pecinta satwa yang peduli terhadap kondisi Domang dan Tari, dua gajah Sumatera yang sangat dikenal di TNTN.
"Saya hanya menjembatani agar teman-teman mahout Domang dan Tari ini bisa lebih memperhatikan kembali, bukan saja Domang dan Tari tetapi juga gajah-gajah lain yang ada di Flying Squad," ungkapnya dalam video resmi yang diunggah pada Kamis (4/9/2025).
Pihak Balai Taman Nasional Tesso Nilo turut mengapresiasi bantuan tersebut melalui akun Instagram resmi mereka. Bantuan motor ini dianggap sangat bermanfaat untuk menunjang aktivitas para mahout, mulai dari merawat, melatih, hingga patroli di area taman nasional.
"Terima kasih sebesar-besarnya kami ucapkan kepada Bapak Kapolda Riau, Irjen. Pol. Herry Heryawan," tulis BTN Tesso Nilo.
BTN Tesso Nilo juga membagikan kegembiraan para mahout atas motor baru tersebut. Mereka menyampaikan bahwa semangat mengangon Domang makin meningkat, walau disisipkan harapan agar Domang tidak sampai "menyeruduk" motor barunya.
Perhatian dari Kapolda Riau ini merupakan bagian dari komitmen untuk mendukung program Green Policing. Konsep ini menegaskan bahwa tugas kepolisian tidak hanya pada perlindungan manusia, tetapi juga menjaga keadilan bagi lingkungan dan seluruh ekosistem yang ada di dalamnya. Dengan Green Policing, keberlangsungan lingkungan hidup, khususnya di TNTN, yang menjadi habitat gajah Sumatera dan fauna lainnya, diharapkan tetap terjaga dengan baik.
Dengan kehadiran motor trail untuk para mahout, proses konservasi gajah di Tesso Nilo diharapkan bisa berjalan lebih efektif dan efisien, memperkuat upaya pelestarian satwa langka dan lingkungan alami mereka.
(mei/dhn)









