Gunung Ili Lewotolok Meletus, Lontarkan Api dan Kolom Abu Setinggi 500 Meter

Permalink 9 months ago 82

Foto: news.detik.com

Jakarta – Gunung Ili Lewotolok yang terletak di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, kembali mengeluarkan erupsi pada Rabu malam, 3 September 2025. Letusan ini disertai dengan lontaran pijar api dan kolom abu yang terus membumbung hingga mencapai ketinggian sekitar 500 meter di atas puncak gunung, atau setara 1.923 meter di atas permukaan laut.

Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Muhammad Wafid, menjelaskan bahwa kolom abu memiliki warna putih hingga kelabu dengan intensitas cukup tebal, dan cenderung bergerak ke arah barat.

"Selain lontaran api, erupsi ini juga terdengar dentuman dengan intensitas sedang yang terekam di seismogram mencapai amplitudo maksimum 22,4 mm selama kurang lebih 55 detik pada pukul 20.13 Wita," ungkap Wafid.

Atas kondisi tersebut, status aktivitas Ili Lewotolok saat ini berada di Level III (Siaga). Wafid mengimbau agar masyarakat maupun pengunjung tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari kawah guna menghindari risiko bahaya.

"Warga juga harus waspada terhadap potensi guguran lava serta awan panas yang dapat mengarah ke sektor selatan, tenggara, barat, dan timur laut gunung," tambahnya.

Wafid menegaskan, jika terdengar suara dentuman yang keras, masyarakat jangan panik sebab hal tersebut merupakan bagian dari aktivitas vulkanik. "Suara dentuman ini bisa menimbulkan getaran di beberapa bagian bangunan, khususnya kaca jendela dan pintu," jelasnya.

Untuk mencegah gangguan pernapasan akibat abu vulkanik, warga di sekitar dianjurkan menggunakan masker dan pelindung mata serta kulit. Selain itu, potensi bahaya lahar selama musim hujan juga harus diwaspadai, utamanya bagi yang tinggal di daerah lembah atau sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak gunung.

Warga diharapkan selalu meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti arahan resmi dari Badan Geologi dan pemerintah setempat agar terhindar dari bahaya akibat erupsi Gunung Ili Lewotolok.