Jakarta – Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus), Aris Marsudiyanto, menyoroti wacana terkait pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan mahasiswa yang sedang melakukan aksi demonstrasi. Aris menegaskan bahwa dialog menjadi kunci utama dalam mengatasi berbagai persoalan yang muncul di masyarakat.
"Kita harus berdialog dengan semua elemen bangsa. Apa pun bentuknya masalah, harus ada komunikasi. Setiap masalah, komunikasi, kalau perang pun selesainya di meja. Tidak ada perang selesainya bom-boman. Selesainya semuanya koordinasi, kolaborasi, komunikasi. Supaya kita semuanya bisa maju," ujar Aris saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (4/9/2025).
Aris mengungkapkan bahwa kehadirannya di istana hari ini adalah karena dipanggil oleh Presiden Prabowo. Namun begitu, ia belum mendapat informasi terbaru tentang rencana pertemuan tersebut.
"Saya belum tahu ya tentang itu tapi sekarang saya dipanggil beliau, mungkin akan diberi petunjuk-petunjuk lebih lanjutlah," tambahnya.
Dari sisi kondisi nasional, Aris menuturkan situasi keamanan relatif membaik setelah beberapa aksi demonstrasi yang sempat memicu kericuhan di beberapa daerah. Ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga persatuan dan situasi kondusif di tanah air.
"Kondisi bagus semuanya dan teratasi dengan baik. Marilah kita sama-sama, media juga harus mendorong rasa persatuan dan kesatuan bangsa ini," imbuh Aris.
Sebelumnya, Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mengungkapkan bahwa pemerintah telah menjalin komunikasi dengan pimpinan mahasiswa untuk merencanakan pertemuan. Rencana pertemuan yang akan berlangsung pada hari ini dianggap sebagai langkah positif dalam menampung aspirasi mahasiswa.
"Kami pimpinan DPR RI menerima aspirasi dari BEM maupun organisasi kemahasiswaan yang menyampaikan beberapa hal dan sudah kami terima dengan baik dan kami juga sudah bersepakat untuk beberapa hal dan dalam hal permintaan yang DPR harus berkomunikasi dengan pemerintah, tadi kami sudah sambungkan juga dengan pihak pemerintah agar adik-adik BEM ini bisa diterima oleh pihak pemerintah dan akan diterima pada esok hari (hari ini)," kata Dasco di Gedung DPR, Senayan, Rabu (3/9/2025).
Dengan adanya sinyal kuat dialog antara pihak pemerintah dan mahasiswa, diharapkan solusi yang konstruktif bisa ditemukan untuk menanggapi tuntutan dan aspirasi yang disampaikan.









