Lisboa, Portugal – Sebuah tragedi memilukan menimpa ikon wisata kota Lisboa, Portugal, ketika sebuah kereta funikular Gloria tergelincir hingga terbalik pada Rabu sore, 3 September 2025. Insiden yang terjadi di dekat Avenida da Liberdade ini menewaskan setidaknya 15 orang dan melukai lebih dari 18 lainnya.
Menurut laporan dari layanan darurat, sebagian korban adalah warga negara asing, meskipun identitas lengkap mereka belum diumumkan. Dari 13 korban luka-luka yang dirawat, lima di antaranya dalam kondisi serius, sementara sisanya mengalami luka ringan, termasuk seorang anak kecil.
Saat kejadian, sejumlah penumpang diketahui sempat terjebak di dalam kereta. Untungnya, seluruhnya berhasil dievakuasi dengan selamat tanpa kehilangan jiwa di luar 15 korban meninggal.
Wali Kota Lisboa, Carlos Moedas, mengungkapkan kesedihan mendalam untuk insiden ini dan menyebutnya sebagai "momen tragis bagi kota." Ia menyatakan solidaritas kepada keluarga korban dan menegaskan bahwa seluruh kota saat ini berkabung.
Presiden Portugal, Marcelo Rebelo de Sousa, turut menyampaikan rasa duka cita dan simpati kepada keluarga korban yang terdampak. Sementara itu, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen memberikan belasungkawa atas peristiwa tersebut, dan Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sánchez, mengaku terkejut dengan kecelakaan yang mengguncang kawasan wisata tersebut.
Masih belum diketahui secara pasti jumlah penumpang di dalam kereta saat kecelakaan terjadi. Pihak berwenang di Portugal terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab insiden yang mengakhiri perjalanan sebuah ikon bersejarah di jantung Lisboa ini.
Masyarakat internasional dan lokal di Lisboa kini menunggu perkembangan lebih lanjut, sekaligus mengenang korban dalam tragedi yang menggoncang salah satu kota paling indah di Eropa ini.









