Selena Gomez Buka-bukaan Soal Perjuangan dengan Citra Tubuh dan Terapi Perilaku Dialektis

Permalink 9 months ago 69

Foto: www.liputan6.com

Jakarta - Selena Gomez, yang juga dikenal sebagai tunangan Benny Blanco, baru-baru ini membagikan kisah perjuangannya menghadapi komentar negatif terkait berat badan. Dalam wawancara eksklusif dengan Allure, penyanyi sekaligus aktris ini mengungkapkan betapa beratnya menahan stigma dan komentar yang menyebutnya gemuk.

Diceritakan, Gomez tersentuh hati saat seseorang menilai dirinya 'gemuk'. "Saya tersengat seseorang yang mengatakan saya gemuk. Mengapa [emosi] itu muncul?" ujar Selena. Ia menceritakan bahwa masalah berat badan sudah menjadi hal sensitif dalam hidupnya, terutama karena fluktuasi berat badan yang dipengaruhi oleh kondisi kesehatan dan perawatan medis yang dijalaninya.

Menghadapi tekanan tersebut, Selena menjalani terapi perilaku dialektis (DBT). Dia menjelaskan bagaimana terapi ini membantunya memahami akar emosi negatif yang selama ini dipendam. "Oh, sekarang saya mengerti, itu berasal dari saat saya menjalani beberapa perawatan medis dan berat badan saya naik..." tambahnya.

Tidak hanya terapi, Gomez juga menjaga kesehatan mental dengan cara istirahat secara berkala dari media sosial, termasuk Instagram, platform yang memiliki jutaan pengikut setianya. "Saya ingin merasa puas dalam posisi apa pun dalam hidup saya, dan saya ingin hadir," tuturnya mengenai pentingnya fokus pada saat ini dan tidak terus-menerus meminta maaf atas dirinya sendiri.

Isu berat badan yang menjadi sorotan bahkan sempat diangkat dalam film dokumenter miliknya berjudul My Mind & Me pada tahun 2022. Di film tersebut, Selena mengungkap betapa ia sering meneteskan air mata karena komentar pedas yang diarahkan padanya akibat perubahan berat badan yang dipengaruhi lupus dan obat-obatan tertentu.

"Berat badan saya terus berfluktuasi karena saya mengonsumsi obat-obatan tertentu. Dan jelas, orang-orang hanya mengikuti arus saja," ucapnya. Ia menjelaskan bahwa sering kali publik tidak mengerti latar belakang medis yang menjadi penyebabnya, dan ia merasa dipermalukan karenanya.

Selena menambahkan, meskipun dia kerap mengunggah foto dirinya di media sosial dengan bentuk tubuh nyata, hal itu tidak membuatnya sepenuhnya kuat dari komentar negatif. "Aku bilang itu tidak menggangguku, karena aku tidak ingin itu mengganggu orang lain yang mengalami hal yang sama, dipermalukan karena penampilan mereka... Aku hanya merasa itu sangat tidak adil," jelasnya.

Kisah Cinta dan Pembelajaran Diri

Selain berbicara soal citra tubuh, Selena Gomez juga menyinggung hubungannya dengan Benny Blanco. Ia mengaku bahwa waktu dan kedewasaan memainkan peranan penting dalam hubungan mereka. "Saya rasa saya belum cukup dewasa lima tahun lalu," ujarnya jujur, dan menambahkan bahwa sejak saat itu dia belajar banyak sehingga dapat menjadi pasangan terbaik bagi Benny.

Gomez menyebut Benny Blanco sebagai sosok yang "membumi" dan membuatnya merasa normal. Keduanya diprediksi akan segera melangkah ke jenjang pernikahan menyusul pesta lajang yang telah dilakukan bersama teman-temannya.

Perjuangan dan keterbukaan Selena Gomez ini menjadi cermin penting bagi banyak orang bahwa kesehatan mental dan penerimaan diri merupakan perjalanan yang penuh tantangan namun sangat berharga.