Gelombang Pengunduran Diri Musisi dari Pestapora 2025 Akibat Kerjasama dengan Freeport

Permalink 9 months ago 77

Foto: www.beautynesia.id

Jakarta, 6 September 2025 – Penyatuan nada dan semangat dalam festival musik Pestapora 2025 harus diuji ulang ketika sejumlah musisi Tanah Air memutuskan mundur dari panggung Festival tersebut. Keputusan ini menyusul terungkapnya adanya kerja sama antara penyelenggara dengan PT Freeport Indonesia, yang memicu kontroversi luas di kalangan pecinta musik dan penggemar lingkungan.

Daftar Musisi yang Mundur dari Pestapora 2025 Hindia dan Baskara Putra, dua musisi yang mengundurkan diri dari Pestapora 2025

Pestapora selama ini dikenal sebagai salah satu festival musik besar di Jakarta yang rutin digelar tiap tahun dan selalu dinanti penggemarnya. Tahun ini, festival ini tetap berlangsung meski dengan penyesuaian jadwal bermain menjadi pagi hari, agar penonton dapat menikmati acara dengan nyaman dan aman.

Namun, semangat festival sempat terguncang ketika diketahui adanya sponsor utama acara, yaitu PT Freeport Indonesia — perusahaan tambang tembaga terbesar yang kontroversial di mata publik, khususnya terkait isu lingkungan dan sosial di wilayah Papua.

Penolakan Kuat dari Musisi

Keterlibatan Freeport langsung mendapat kecaman keras dari para musisi, terutama yang dikenal dengan konsistensi mereka menyuarakan kepekaan terhadap isu lingkungan. Beberapa nama besar seperti Hindia (Baskara Putra) bersama bandnya .Feast, The Panturas, dan Sukatani menjadi yang paling vokal dalam keputusan mundur ini.

Baskara Putra mengaku mengetahui kabar kerja sama ini pada malam hari saat hari pertama festival hampir selesai. "Saya sangat patah hati dan marah," ujarnya dalam pernyataan pribadi yang diunggah di media sosial. Sedangkan The Panturas semula berniat tetap tampil meskipun dengan perasaan tidak nyaman, akhirnya membatalkan penampilan mereka dan menyatakan bahwa seluruh keuntungan dari penjualan merchandise mereka akan disumbangkan untuk masyarakat Papua.

Pestapora Putus Kerja Sama dengan Freeport

Menanggapi gejolak dan respons negatif yang muncul, Festival Director Pestapora, Kiki Aulia Ucup, menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Ia menegaskan bahwa pihak penyelenggara telah memutus kontrak kerja sama dengan PT Freeport Indonesia dan memastikan tidak ada dana yang mengalir dari Freeport untuk acara selanjutnya.

“Saya mewakili Pestapora, meminta maaf atas kelalaian kami dalam menempuh langkah untuk bekerja sama dengan PT Freeport Indonesia.”

“Kami menyadari betul kelalaian kami dan memastikan pelaksanaan hari kedua dan ketiga tidak terafiliasi dengan Freeport.”

Festival akan tetap berlangsung hingga Minggu (7/9/2025) dengan line-up terbaru yang tidak melibatkan musisi-musisi yang memilih mundur tersebut.

Daftar Musisi yang Mundur dari Pestapora 2025

Selain Hindia, .Feast, The Panturas, dan Sukatani, setidaknya 34 musisi dan band kembali menyatakan mundur sebagai bentuk protes atas sponsorship dari Freeport, antara lain:

  • Leipzig
  • Durga
  • Xin Lie
  • Kelelawar Malam
  • Negatifa
  • Rebellion Rose
  • Rekah
  • Ornament
  • The Jeblogs
  • Rrag
  • Pelteras
  • Kenya
  • Swellow
  • Navicula
  • The Cottons
  • Tarrkam
  • Centra HC
  • Keep It Real
  • Petra Sihombing
  • Bilal Indrajaya
  • Skandal
  • Reruntuh
  • Cloudburst
  • Filler
  • Tribute to Barefood
  • White Chorus
  • Morad
  • Poris
  • Toxicdev
  • Texpack

Kepedulian terhadap bumi dan nilai sosial menjadi alasan utama mereka untuk menyuarakan penolakan melalui aksi mundur ini. Kejadian ini menjadi pelajaran bagi penyelenggara bahwa pemilihan sponsor serta nilai yang diusung festival harus sejalan dengan aspirasi komunitas dan musisi.

Bagaimana menurut kamu tentang dinamika yang terjadi di Pestapora 2025 ini? Semoga kedepannya festival musik dapat terus menjadi ruang kreativitas sekaligus memperhatikan nilai-nilai sosial dan lingkungan yang penting bagi masyarakat.