Jakarta: Gelombang demonstrasi yang tengah berlangsung di berbagai wilayah Indonesia tidak menghalangi Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dalam memberikan pelayanan terbaik bagi wisatawan mancanegara (wisman). Dalam siaran pers resmi, Kemenpar memastikan destinasi wisata tetap dapat diakses dengan aman dan nyaman, serta menginformasikan kontak darurat 24 jam bagi wisatawan yang membutuhkan bantuan.
Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, menegaskan komitmen Kemenpar untuk mengutamakan keselamatan dan kenyamanan para tamu asing agar tetap dapat menikmati pengalaman berwisata yang berkesan di Indonesia. "Kami sangat memprioritaskan keselamatan dan kenyamanan para wisatawan agar memiliki kenangan indah berwisata di Indonesia," jelasnya.
Sementara itu di arena internasional, kejuaraan dunia sushi yang digelar setiap tahun oleh World Sushi Skills Institute di Tokyo, Jepang, baru saja mengukuhkan Airis Zapašnikas, koki asal Lithuania yang berbasis di Oslo, sebagai master sushi dunia untuk tahun 2025. Dirinya menjadi koki Lithuania pertama yang meraih gelar bergengsi ini setelah mengalahkan 14 finalis lain.
Airis saat ini memimpin sebuah restoran berbintang Michelin di Norwegia dan mengakui bahwa mengikuti kompetisi ini penuh tantangan, terutama dengan aturan ketat yang harus dipatuhi oleh seluruh finalis. Prestasi ini sangat berarti baginya dan membawa harum nama negaranya di panggung kuliner internasional.
Menjawab perkembangan arus kedatangan internasional, pemerintah Indonesia mewajibkan penumpang dari tiga bandara internasional, yakni Bandara Soekarno-Hatta (Tangerang), Bandara Juanda (Surabaya), Bandara I Gusti Ngurah Rai (Bali), serta pelabuhan internasional di Batam untuk mengisi formulir deklarasi kedatangan melalui aplikasi All Indonesia mulai 1 September 2025.
Aplikasi ini mengintegrasikan persyaratan keimigrasian, bea dan cukai, kesehatan, serta karantina dalam satu platform yang dapat diakses lima hari sebelum kedatangan secara gratis. Direktur Jenderal Imigrasi, Yuldi Yusman, mengungkapkan bahwa penggunaan aplikasi ini mempercepat dan mempermudah proses kedatangan, serta ramah bagi semua lapisan penumpang, termasuk lansia, difabel, dan anak-anak.
Uji coba penggunaan All Indonesia juga diperluas ke seluruh bandara, pelabuhan internasional, dan wilayah perbatasan, sebagai langkah memodernisasi layanan kedatangan dan meningkatkan keamanan serta kenyamanan bagi wisatawan dan masyarakat luas.
Dengan berbagai upaya ini, Indonesia terus berkomitmen menjadi destinasi wisata yang aman, nyaman, dan berkelas dunia meski di tengah dinamika sosial yang terjadi saat ini.









